Kurator Berita YPWIK 29 Agustus 2026 16:40 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 783 Pendidikan 448 Tekno 642 Olahraga 1337 Ekonomi 3240 Kesehatan 488 Nasional 5172 Berita Daerah 696 Gaya Hidup 75 Luar Negeri 761 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Komisi Bahtsul Masail Muktamar NU bahas konsep I’anatun Nadzar
BN
Komisi Bahtsul Masail Muktamar NU bahas konsep I’anatun Nadzar

Komisi Bahtsul Masail Muktamar NU bahas konsep I’anatun Nadzar

29 Agustus 2026 13:58 Antara - Terkini Agama

Jombang (ANTARA) - Komisi Bahtsul Masail Maudluiyah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) memprioritaskan pembahasan konsep I’anatun Nadzar dalam sidang di MAN 3 Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Ketua Sidang Komisi Bah...

Jombang (ANTARA) - Komisi Bahtsul Masail Maudluiyah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) memprioritaskan pembahasan konsep I’anatun Nadzar dalam sidang di MAN 3 Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Ketua Sidang Komisi Bahtsul Masail Maudluiyah K.H. Cholil Nafis di Jombang, Sabtu, mengatakan konsep tersebut menjadi pembahasan awal karena sebelumnya telah dibahas dalam Musyawarah Nasional Alim Ulama (Munas).

“Sebenarnya konsep I’anatun Nadzar ini sudah dibahas dalam Munas. Hanya saja, dalam forum bahtsul masail muktamar kali ini akan dilakukan penyerapan masukan-masukan dari para muktamirin agar nanti rumusan yang dihasilkan semakin kokoh,” katanya.

I’anatun Nadzar membahas peninjauan kembali terhadap keputusan-keputusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Saat Merasa Tak Berdaya, Mungkin Itu Saatnya Kita Bersujud Lebih Dalam
BN
Saat Merasa Tak Berdaya, Mungkin Itu Saatnya Kita Bersujud Lebih Dalam

Saat Merasa Tak Berdaya, Mungkin Itu Saatnya Kita Bersujud Lebih Dalam

29 Agustus 2026 13:48 PWMU.CO Agama

Ada saat ketika seseorang merasa sudah tidak sanggup lagi. Masalah datang bertubi-tubi. Pekerjaan terasa semakin berat. Rencana yang disusun dengan baik tiba-tiba berantakan. Orang yang diharapkan bisa membantu ternyata tidak mamp...

Ada saat ketika seseorang merasa sudah tidak sanggup lagi. Masalah datang bertubi-tubi. Pekerjaan terasa semakin berat. Rencana yang disusun dengan baik tiba-tiba berantakan. Orang yang diharapkan bisa membantu ternyata tidak mampu berbuat banyak.

Kita sudah mencoba berbagai cara. Bertahan, tetapi semakin lelah. Berusaha kuat, tetapi hati justru semakin rapuh.

Berpikir keras mencari jalan keluar, tetapi tidak menemukan satu pun pintu yang terasa terbuka.

Pada titik seperti itu, seseorang bisa merasa benar-benar sendirian. Padahal, mungkin justru pada saat itulah Allah sedang mengajarkan sesuatu yang penting: kita memang tidak pernah benar-benar berdaya.

Bayangkan seseorang yang sepanjang hari berusaha menyelesaikan persoalan keluarganya. Telepon

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Jamu dengan Kudapan Tradisional, Ikhtiar Tuan Rumah Merawat Khidmah Muktamar
BN
Jamu dengan Kudapan Tradisional, Ikhtiar Tuan Rumah Merawat Khidmah Muktamar

Jamu dengan Kudapan Tradisional, Ikhtiar Tuan Rumah Merawat Khidmah Muktamar

29 Agustus 2026 13:30 NU Online Agama

Sekitar satu jam sebelum forum Bahtsul Masail Maudhu'iyah Muktamar KE-35 dimulai, halaman Madrasah Aliyah Negeri 3 Jombang, Jawa Timur, berdiri tenda beserta dampar yang ditata rapi. Tak hanya itu, di sana juga sudah tersedia bera...

Sekitar satu jam sebelum forum Bahtsul Masail Maudhu'iyah Muktamar KE-35 dimulai, halaman Madrasah Aliyah Negeri 3 Jombang, Jawa Timur, berdiri tenda beserta dampar yang ditata rapi. Tak hanya itu, di sana juga sudah tersedia beragam kudapan tradisional khas Jawa Timur yang disiapkan sebagai jamuan.

Getuk, klanting, ongol-ongol, lepet, sawut ketela, hingga aneka kukusan tersaji rapi di sisi kanan dan kiri pintu ruangan. Aneka minuman seperti teh, kopi dan air mineral juga disediakan untuk menemani para peserta mengikuti forum yang berlangsung hingga malam.

Menurut panitia, sajian tersebut merupakan perhatian terhadap kesehatan sekaligus bentuk penghormatan kepada para tamu yang datang dari berbagai

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Silaturahim PCINU, Jejaring Diaspora Diharap Perkuat Ekosistem Halal hingga Pasar Internasional
BN
Silaturahim PCINU, Jejaring Diaspora Diharap Perkuat Ekosistem Halal hingga Pasar Internasional

Silaturahim PCINU, Jejaring Diaspora Diharap Perkuat Ekosistem Halal hingga Pasar Internasional

29 Agustus 2026 13:30 NU Online Agama

Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak mendorong jejaring Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) di berbagai negara untuk mengambil peran lebih besar dalam memperkuat ekosistem halal hingga menembus pasar internasio...

Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak mendorong jejaring Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) di berbagai negara untuk mengambil peran lebih besar dalam memperkuat ekosistem halal hingga menembus pasar internasional. 

Menurut Emil, keberadaan diaspora Nahdliyin di berbagai negara merupakan potensi strategis yang dapat dikembangkan untuk menghubungkan produk dan pelaku usaha dengan pasar global.

“Di sinilah peran jejaring PCINU bisa ikut meningkatkan bonus demografi hingga bonus intelektual, terutama kaitannya dengan abad kedua NU,” ujarnya pada acara Forum Silaturahmi PCINU & Halaqah PTNU di Pondok Pesantren Al-Muhajirin III Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jumat (28/8/2026). 

Emil mencontohkan perkembangan PCINU Jepang yang pada awal

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kisah Sejarah Masjid Gedang Tambakberas, Cikal Bakal Arena Muktamar Ke-35 NU
BN
Kisah Sejarah Masjid Gedang Tambakberas, Cikal Bakal Arena Muktamar Ke-35 NU

Kisah Sejarah Masjid Gedang Tambakberas, Cikal Bakal Arena Muktamar Ke-35 NU

29 Agustus 2026 13:19 Tribunnews - Terkurasi Agama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyelenggaraan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) turut diisi dengan Halaqah Pemikiran Pesantren di Masjid Gedang Tambakberas, kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas Jombang, Jawa Timur...

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyelenggaraan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) turut diisi dengan Halaqah Pemikiran Pesantren di Masjid Gedang Tambakberas, kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas Jombang, Jawa Timur para Jumat malam.

Dimana lokasi ini memiliki nilai sejarah penting bagi perjalanan pesantren dan NU.

Masjid Gedang merupakan tempat yang dikenal sebagai cikal bakal berdirinya Pesantren Tambakberas Jombang. Di Dusun Gedang tersebut pula lahir tokoh besar pendiri Nahdlatul Ulama, Hadratusyaikh KH Hasyim Asy'ari.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji pun menjadi salah satu pembicara dalam forum penuh hangat tersebut.

Pesantren Gedang sendiri didirikan oleh prajurit Pangeran Diponegoro bernama KH Abdussalam atau yang

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
MPKS PWM Jatim Dorong AUMSos Profesional tanpa Kehilangan Ruh Muhammadiyah
BN
MPKS PWM Jatim Dorong AUMSos Profesional tanpa Kehilangan Ruh Muhammadiyah

MPKS PWM Jatim Dorong AUMSos Profesional tanpa Kehilangan Ruh Muhammadiyah

29 Agustus 2026 13:17 PWMU.CO Agama

Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur menegaskan pentingnya pengelolaan Amal Usaha Muhammadiyah bidang Sosial (AUMSos) secara profesional tanpa kehilangan identitas dan nilai-...

Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur menegaskan pentingnya pengelolaan Amal Usaha Muhammadiyah bidang Sosial (AUMSos) secara profesional tanpa kehilangan identitas dan nilai-nilai Muhammadiyah.

Penegasan itu mengemuka dalam Bimbingan Teknis Monitoring dan Evaluasi (Bimtek Monev) AUMSos yang digelar MPKS PWM Jawa Timur di Smamda Tower Surabaya, Sabtu (29/8/2026).

Mengusung tema “Sinergi Evaluasi dan Pembinaan: Mengintegrasikan Ideologi Muhammadiyah dalam Sistem Manajemen AUMSos”, kegiatan tersebut diikuti sekitar 60 peserta dari unsur MPKS PDM dan pengelola Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) dari Surabaya, Mojokerto, Jombang, Sidoarjo, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.

Ketua MPKS PWM Jawa Timur, M. Himawan Sutanto,

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Diusung PWNU Jatim, Gus Kikin Optimis Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU
BN
Diusung PWNU Jatim, Gus Kikin Optimis Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU

Diusung PWNU Jatim, Gus Kikin Optimis Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU

29 Agustus 2026 13:15 NU Online Agama

Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng sekaligus Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) mengungkapkan dirinya diusung oleh PWNU Jawa Timur untuk maju sebagai calon Ketua Umum Peng...

Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng sekaligus Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) mengungkapkan dirinya diusung oleh PWNU Jawa Timur untuk maju sebagai calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang.

Gus Kikin menyatakan optimis menghadapi proses pemilihan sekaligus menyerahkan sepenuhnya keputusan akhir kepada muktamirin yang hadir dalam forum.

"Saya dicalonkan oleh PWNU Jawa Timur. Nah, kemudian kita masuk ke proses-proses ini sekarang ini di dalam Muktamar itu, ya nanti kita lihatlah bagaimana muktamirinnya. Itu yang menentukan muktamirin nanti. Nah, ya supaya semuanya

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
RUU Perampasan Aset Dinilai Penting, tetapi Integritas Aparat Harus Diperkuat
BN
RUU Perampasan Aset Dinilai Penting, tetapi Integritas Aparat Harus Diperkuat

RUU Perampasan Aset Dinilai Penting, tetapi Integritas Aparat Harus Diperkuat

29 Agustus 2026 13:03 PWMU.CO Agama

Pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset dinilai tidak cukup hanya dengan memperkuat kewenangan negara merampas harta hasil tindak pidana. Integritas aparat penegak hukum dan mekanisme pengawasan juga harus diperku...

Pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset dinilai tidak cukup hanya dengan memperkuat kewenangan negara merampas harta hasil tindak pidana. Integritas aparat penegak hukum dan mekanisme pengawasan juga harus diperkuat agar kewenangan tersebut tidak berubah menjadi ruang baru bagi penyalahgunaan hukum.

Dosen Program Studi Hukum Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT) Madiun, Hasibatul Isniar Sepbrina Pratiwi S, MH, mengatakan pemberantasan korupsi tidak semestinya hanya diukur dari beratnya hukuman terhadap pelaku. Keberhasilan pemberantasan korupsi juga ditentukan oleh kemampuan negara mengembalikan hasil kejahatan untuk kepentingan masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Hasibatul merespons desakan masyarakat, termasuk gerakan warga Pati, agar RUU Perampasan Aset segera disahkan.

Menurutnya,

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
KH Marsudi Siap Kawal Tujuh Arahan Kiai Sepuh yang Dicetuskan di Lirboyo Kediri
BN
KH Marsudi Siap Kawal Tujuh Arahan Kiai Sepuh yang Dicetuskan di Lirboyo Kediri

KH Marsudi Siap Kawal Tujuh Arahan Kiai Sepuh yang Dicetuskan di Lirboyo Kediri

29 Agustus 2026 12:38 Republika - Khazanah Agama

REPUBLIKA.CO.ID, JOMBANG— Tokoh Senior Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus Calon Ketua Umum PBNU, KH Marsudi Syuhud (MS), secara tegas menyatakan kesiapannya untuk melaksanakannya dan mengawal penuh tujuh arahan yang dikeluarkan oleh p...

REPUBLIKA.CO.ID, JOMBANG— Tokoh Senior Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus Calon Ketua Umum PBNU, KH Marsudi Syuhud (MS), secara tegas menyatakan kesiapannya untuk melaksanakannya dan mengawal penuh tujuh arahan yang dikeluarkan oleh para Kiai Sepuh NU dalam pertemuan di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri.

Kiai Marsudi menilai, seruan moral yang lahir dari Lirboyo tersebut merupakan bentuk kegelisahan mendalam sekaligus untuk menyelamatkan organisasi dan jam'iyyah dari ancaman kerusakan moral.

Kiai Marsudi menegaskan pentingnya keberanian untuk memulai pembenahan di internal NU tanpa menunda-nunda lagi.

"Tujuh arahan dari kiai sepuh ini harus dilaksanakan dalam Muktamar kali ini. Sebab jika tidak dimulai dari sekarang, mau kapan lagi?

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Stan Pustaka Al-Muhibbin Hadirkan Koleksi Karya Kiai dan Produk Santri di Muktamar Ke-35 NU
BN
Stan Pustaka Al-Muhibbin Hadirkan Koleksi Karya Kiai dan Produk Santri di Muktamar Ke-35 NU

Stan Pustaka Al-Muhibbin Hadirkan Koleksi Karya Kiai dan Produk Santri di Muktamar Ke-35 NU

29 Agustus 2026 12:20 NU Online Agama

Arena Muktamar ke-35 NU turut diramaikan oleh kehadiran sejumlah pelaku usaha. Salah satunya stan penjualan buku Pustaka Al-Muhibbin yang berada di samping kanan Gedung KH Jamaluddin Ahmad, Madrasah Fattah Hasyim, Jalan KH Wahab H...

Arena Muktamar ke-35 NU turut diramaikan oleh kehadiran sejumlah pelaku usaha. Salah satunya stan penjualan buku Pustaka Al-Muhibbin yang berada di samping kanan Gedung KH Jamaluddin Ahmad, Madrasah Fattah Hasyim, Jalan KH Wahab Hasbullah, Tambakrejo, Jombang, Jawa Timur, Jumat (28/8/2026) malam. Stan ini berada di area lokasi Sidang Komisi Bahtsul Masail Qanuniyah.

Stan tersebut menyediakan beragam koleksi buku, terutama buku-buku keagamaan dan karya KH Moch Jamaluddin Ahmad. Kehadiran stan ini menjadi salah satu pilihan bagi peserta dan pengunjung untuk mendapatkan buku maupun cendera mata selama pelaksanaan kegiatan.

Penjual buku Pustaka Al-Muhibbin, Andi, mengatakan koleksi yang disediakan cukup beragam. Di antaranya

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Seminar APMNU Wujudkan Generasi Melek Digital dan Lingkungan Nir Kekerasan
BN
Seminar APMNU Wujudkan Generasi Melek Digital dan Lingkungan Nir Kekerasan

Seminar APMNU Wujudkan Generasi Melek Digital dan Lingkungan Nir Kekerasan

29 Agustus 2026 12:12 NU Online Agama

Asosiasi Profesor Muslimat Nahdlatul Ulama (APMNU) menggelar Seminar Nasional dan Bahtsul Masail Muslimat NU di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Jombang, Jum'at (28/8/2026) pagi. Kegiatan yang dihadiri 82 profesor yang te...

Asosiasi Profesor Muslimat Nahdlatul Ulama (APMNU) menggelar Seminar Nasional dan Bahtsul Masail Muslimat NU di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Jombang, Jum'at (28/8/2026) pagi.

Kegiatan yang dihadiri 82 profesor yang tergabung dalam APMNU serta jajaran Muslimat NU dari berbagai wilayah Indonesia seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa hingga Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ketua APMNU, Prof Amany Lubis menegaskan keberadaan profesor perempuan dari berbagai wilayah di Indonesia diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi bangsa, khususnya melalui pengembangan ilmu pengetahuan dan pengabdian kepada masyarakat.

“Mudah-mudahan keanggotaan di APMNU bisa memberi nilai positif yang banyak kepada bangsa Indonesia dalam mengembangkan keilmuan dan juga

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Sosok Greg Barton, Pakar Australia yang Hadiri Muktamar NU di Jombang
BN
Sosok Greg Barton, Pakar Australia yang Hadiri Muktamar NU di Jombang

Sosok Greg Barton, Pakar Australia yang Hadiri Muktamar NU di Jombang

29 Agustus 2026 12:01 Tribunnews - Terkurasi Agama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Greg Barton, akademisi asal Australia menghadiri Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) 2026 di Pondok Pesantren Seblak, Desa Kwaron, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Jumat (28/8/2026). Dia menyebut...

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Greg Barton, akademisi asal Australia menghadiri Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) 2026 di Pondok Pesantren Seblak, Desa Kwaron, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Jumat (28/8/2026).

Dia menyebut NU saat ini tengah berada pada fase penting dalam menentukan arah organisasi.

Dia berharap NU tetap berpegang pada khittah dan gagasan kemanusiaan, yang selama ini menjadi bagian penting dari pemikiran KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Seolah sama dengan Indonesia, Greg mengatakan NU selalu menghadapi pilihan dan persimpangan dalam perjalanan organisasi.

Greg juga mengingatkan agar NU tidak terlalu larut dalam kepentingan politik praktis maupun kepentingan partai politik.

"Harapan saya jelas

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 2 3 4 ... 66 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 39

YPWIK@2026